Pembuatan  Kapal Pinisi
Menu

Cara Kami Bekerja

Pembuatan Kapal Pinisi (pembuatankapalpinisi.com) adalah brand maritim spesialis di bawah Juara Holding Group: panduan berbahasa Indonesia tentang pembuatan kapal pinisi dan desk permintaan. Kami bukan lembaga pemerintah, badan klasifikasi, atau kantor hukum.

Pihak kontrak. Kontrak konstruksi, reparasi, refit, dan penjualan kapal diterbitkan PT Komodo Galangan Nusantara. Kontrak manajemen kapal diterbitkan PT Komodo Vessel Management. Kontrak brokerage, central agency, charter marketing, dan perwakilan komersial diterbitkan PT Komodo Bahari Nusantara. Situs ini sendiri bukan pihak kontrak.

Kepentingan kami. Permintaan lewat desk dapat berujung pada kontrak dengan perusahaan di atas, jadi uji penawaran kami seperti penawaran lain. Biaya, bila ada, dan termin pembayaran ditulis di penawaran sebelum Anda menyetujui apa pun.

Angka. Setiap harga berasal dari media, buku, atau listing publik pihak ketiga, disertai sumber dan bulan pengecekan. Angka lama membawa tahunnya. Listing adalah harga minta, bukan harga terjual, bukan penilaian, dan bukan penawaran kami. Jangan membayar apa pun berdasarkan isi situs ini saja.

Peraturan. Ringkasan peraturan di situs ini bukan nasihat hukum. Periksa naskah dan statusnya pada JDIH Kementerian Perhubungan, dan tanyakan kepada Syahbandar atau penasihat hukum sebelum memutuskan.

Yang belum kami pastikan. Hal yang belum punya sumber publik kami tulis apa adanya, tanpa angka.

Konten disusun oleh Pembuatan Kapal Pinisi Editorial Desk. Untuk pertanyaan, koreksi sumber, atau permintaan: WhatsApp +62 811-3941-4563 atau bd@juaraholding.com.

Sumber foto

Semua foto di situs ini adalah foto asli dari Wikimedia Commons dengan lisensi terbuka. Foto dipakai sebagai ilustrasi. Foto tidak menunjukkan kapal, proyek, atau layanan situs ini, dan bukan kapal yang ditawarkan. Ukuran berkas diubah untuk web.

FotoPembuatLisensi
Lambung kapal pinisi bercat putih dan merah di dalam perancah bambu, kawasan galangan Bulukumba.IripseudocorusCC BY-SA 4.0
Kapal pinisi dalam pembangunan di tepi pantai Bulukumba, dengan kapal bertiang dua berlabuh di kejauhan.IripseudocorusCC BY-SA 4.0
Kapal kayu berkabin dan tumpukan gelondongan di kawasan galangan Bulukumba.IripseudocorusCC BY-SA 4.0
Papan lambung bertopang tiang dan tumpukan gelondongan kayu di kawasan galangan Bulukumba.IripseudocorusCC BY-SA 4.0
Perahu kayu tradisional Malar dan para pekerja di perancah bambu, Bangladesh; ini bukan kapal pinisi.Azaman666CC BY-SA 4.0
Rangka gading kapal kayu dalam pembangunan di Visakhapatnam, India; ini bukan kapal pinisi.DrashokkCC BY-SA 4.0
Pemasangan gading pada perahu Naga Pelangi dalam tradisi pembuatan perahu Melayu; ini bukan kapal pinisi.Christoph SwobodaCC BY-SA 3.0
Rel dan kereta peluncur di galangan bertulisan aksara Thai; kapal di sini bukan kapal pinisi.PattayaPatrolCC BY-SA 4.0
Peresmian dua kapal KRI di galangan PT Bandar Abadi, Batam; kapal baja ini bukan kapal pinisi.Public Relations Bureau of the Secretariat General of the Ministry of DefensePublic domain
Perahu kayu tua yang dibiarkan lapuk, lokasinya tidak tercatat pada sumber; ini bukan kapal pinisi.Måns HagbergCC BY-SA 4.0
Perahu kayu berkabin yang sudah rampung di dermaga kanal, Belanda; ini bukan kapal pinisi.Dennis G. JarvisCC BY-SA 2.0
Perahu Sandeq dari Parepare, Sulawesi Selatan, yang dipamerkan; perahu bercadik ini bukan kapal pinisi.RahmazizCC BY-SA 4.0
Sisa perahu kayu temuan arkeologi di Musée de la Civilisation, Quebec, Kanada; ini bukan kapal pinisi.WilfredorCC0