Di halaman ini
- Termasuk perjanjian apa kontrak pembangunan kapal?
- Butir apa yang biasanya disepakati di Bulukumba?
- Mengapa kontrak ikut menentukan bukti hak milik?
- Klausul apa yang perlu ditanyakan sebelum menandatangani?
- Kapan kontrak sebaiknya ditandatangani?
- Lampiran apa yang membuat kontrak lebih mudah dijalankan?
- Bagaimana sengketa diselesaikan?
- Siapa pihak kontrak bila permintaan datang lewat desk?
- Pertanyaan apa yang sering muncul soal kontrak?
- Dari mana fakta di halaman ini berasal?
- Bagaimana cara menghubungi desk?
Oleh Pembuatan Kapal Pinisi Editorial Desk

Kontrak pembuatan kapal pinisi dikaji sebagai perjanjian pemborongan pekerjaan, dan isinya ditentukan para pihak. Di Bulukumba, butir yang tercatat adalah kapasitas, harga, masa pembuatan, dan tahapan pembayaran. Tulis juga hal di luar itu, karena kontrak ini kelak menjadi salah satu bukti hak milik kapal. Halaman ini panduan editorial, bukan nasihat hukum.
Termasuk perjanjian apa kontrak pembangunan kapal?
Sumber paling langsung yang kami temukan adalah abstrak skripsi hukum Universitas Airlangga tahun 2002. Kajian itu menggolongkan perjanjian pembangunan kapal sebagai perjanjian pemborongan pekerjaan, yang diatur Pasal 1601 b dan Pasal 1604 sampai 1616 BW. Ini satu abstrak dari satu kajian lama, jadi bawalah sebagai bahan percakapan dengan penasihat hukum Anda. Kajian itu berbicara soal kapal secara umum, bukan pinisi secara khusus.
Dalam urutan editorial kami untuk pembuatan kapal phinisi, kontrak datang setelah kriteria dan gambar. Saat tanda tangan, kapalnya belum ada. Anda memesan hasil pekerjaan yang baru terwujud kemudian, sehingga semua yang ingin Anda periksa atau tagih nanti harus bisa dibaca dari teks hari ini.
Abstrak yang sama menyebut isi perjanjian ditentukan para pihak berdasarkan kebebasan berkontrak dalam Pasal 1338 ayat (1) BW, dengan batas pada Pasal 1320 nomor 4, Pasal 1335 BW, dan aturan pembangunan kapal. Batas terakhir itu yang paling terasa dalam proyek. Pasal 7 ayat (1) PM 54/2021, misalnya, mewajibkan pengesahan perhitungan dan gambar rancang bangun bagi kapal dalam cakupannya. Menurut pembacaan kami, kesepakatan dua pihak tidak bisa menghapus kewajiban seperti itu. Yang bisa dan perlu disepakati adalah siapa yang mengurusnya dan kapan.
Butir apa yang biasanya disepakati di Bulukumba?
Buku Perahu Pinisi Membelah Ombak (2024), yang disusun dari wawancara di Bulukumba, memberi dua susunan butir. Untuk pesanan perahu pada umumnya: kapasitas, harga, masa pembuatan, dan tahapan pembayaran, yang dituangkan dalam kontrak bertanda tangan kedua pihak. Dari seorang pengusaha kapal pesiar: besaran kapal, kualitas kayu, harga, dan lamanya pekerjaan. Bila digabung, ada lima pokok. Kolom terakhir tabel ini adalah saran editor kami tentang cara menuliskannya agar bisa diperiksa.
| Butir | Disebut dalam | Agar bisa diperiksa, tulis |
|---|---|---|
| Kapasitas atau besaran kapal | Kedua catatan | Ukuran utama, kapasitas, dan rujukan ke nomor serta tanggal gambar |
| Kualitas kayu | Pengusaha kapal pesiar | Jenis kayu per bagian kapal, tidak cukup satu kata seperti "kayu pilihan" |
| Harga | Kedua catatan | Yang masuk harga dan yang berada di luar harga, dalam dua daftar terpisah |
| Masa pembuatan | Kedua catatan | Tanggal mulai, peristiwa yang menandai selesai, dan penyebab yang boleh menggeser jadwal |
| Tahapan pembayaran | Pesanan perahu | Peristiwa pemicu tiap pembayaran; polanya dibahas di termin pembayaran |
Kedua catatan ini menggambarkan kebiasaan. Keduanya tidak menetapkan syarat sah sebuah kontrak, dan tidak mewakili suara pemesan.
Satu proyek juga bisa berisi lebih dari satu kesepakatan. Buku yang sama memisahkan pesanan kapal dari kesepakatan kerja antara pengusaha dan panrita lopi, yang umumnya bersifat kekeluargaan dan mencakup ongkos kerja, jangka waktu, serta jumlah anak buah. Buku itu juga menganjurkan agar pembelian kayu diikat kontrak tersendiri, supaya waktu tiba, jenis, jumlah, dan harganya jelas. Biasanya Anda hanya menandatangani lapis pertama, padahal dua lapis lainnya menentukan apakah janji di lapis pertama bisa ditepati. Tanyakan bagaimana keduanya dikendalikan. Pembagian perannya kami uraikan di peran punggawa.
Mengapa kontrak ikut menentukan bukti hak milik?
Pasal 7 ayat (3) PM 39/2017 menempatkan kontrak pembangunan di antara empat bukti hak milik kapal baru buatan galangan. Tiga lainnya adalah berita acara serah terima, surat keterangan galangan, dan bukti pelunasan. Jadi teks yang Anda tanda tangani akan dibaca lagi saat kapal didaftarkan, oleh orang yang tidak ikut merundingkannya. Beberapa hal sebaiknya dipastikan konsisten sejak awal:
- Nama pemesan sama dengan pihak yang akan mendaftarkan kapal. Syarat pihak yang dapat mendaftar ada di perizinan kapal baru.
- Jenis dan ukuran utama di kontrak bisa dicocokkan dengan sertifikat pembangun, yang menurut Pasal 46 PM 54/2021 memuat data tersebut.
- Setiap perubahan harga tercatat dalam addendum, agar nilai kontrak cocok dengan jumlah pada bukti pelunasan.
- Kontrak menyebut bentuk bukti pelunasan dan siapa yang menandatanganinya.
Pasal itu memberi jalur berbeda bagi kapal buatan tukang secara tradisional. Tentukan jalur mana yang berlaku saat kontrak disusun, jangan menjelang kapal selesai. Pemeriksaan dokumennya ada di panduan serah terima.
Klausul apa yang perlu ditanyakan sebelum menandatangani?
Daftar berikut berisi pertanyaan dari kami, bukan kewajiban hukum. Kami belum menemukan sumber terbuka tentang besar denda, lama garansi, atau syarat pembatalan yang lazim pada pinisi, sehingga tabel ini tidak memuat angka dan kami tidak bisa menyarankan patokan.
| Hal | Pertanyaan | Alasan menanyakannya |
|---|---|---|
| Perubahan pesanan | Siapa boleh meminta, bagaimana dicatat, dan apa pengaruhnya pada harga dan waktu? | Perubahan bisa punya akibat keselamatan dan kewajiban pemberitahuan |
| Selisih gambar dan hasil | Gambar mana yang menjadi acuan, dan siapa yang menilai selisihnya? | Ketidaksesuaian dengan gambar yang disahkan punya prosedur sendiri |
| Penerimaan kapal | Uji dan dokumen apa yang harus selesai sebelum kapal diterima? | Tanpa kriteria, "selesai" menjadi soal pendapat; lihat uji coba laut |
| Keterlambatan | Apa yang dihitung terlambat, apa yang dikecualikan, dan apa akibatnya? | Butir yang tercatat di atas menyebut masa pembuatan, tetapi tidak menyebut akibat bila terlewat |
| Garansi | Bagian apa yang ditanggung, berapa lama, siapa memperbaiki, dan di mana? | Kapal mungkin sudah beroperasi jauh dari lokasi kerja saat cacat muncul |
| Pembatalan atau proyek terhenti | Bagaimana nasib uang, kayu yang sudah dibeli, dan badan kapal? | Skenarionya dibahas di kapal pinisi tidak selesai |
| Laporan kemajuan | Seberapa sering, apa ukurannya, dan siapa yang menandatangani? | Ukuran kemajuan fisik pernah menjadi pokok sengketa |
| Biaya di luar harga | Mesin, baut, kelengkapan, pengecatan, dan urusan surat masuk ke mana? | Cakupan harga antarpesanan bisa jauh berbeda |
Perubahan pesanan layak mendapat perhatian paling besar, karena di situlah kontrak dan keselamatan bertemu. Perancang Kasten Marine Design berpendapat permintaan pemilik yang diubah begitu saja di tengah pembangunan dapat berakhir pada kapal bermutu buruk, malah tidak aman. Peraturan mendekatinya dari sisi lain. Pasal 28 ayat (7) PM 54/2021 meminta Syahbandar dan/atau Badan Klasifikasi diberi tahu bila rancang bangun berubah, dan Pasal 34 mewajibkan pengajuan penyesuaian bila kapal tidak cocok dengan gambar yang sudah disahkan. Cara mencatat yang bisa Anda usulkan adalah satu lembar bernomor untuk tiap perubahan, berisi uraian, gambar yang terdampak, pengaruh pada harga dan waktu, pihak yang harus diberi tahu, serta tanda tangan kedua pihak sebelum dikerjakan.
Biaya tersembunyi biasanya berawal dari kata "komplit" yang tidak dirinci. Mongabay 2017 mencatat harga bisa mencakup pekerjaan hingga pengecatan, bisa pula hanya kayu dari tukang, dengan baut dan kelengkapan disiapkan pemesan. Mesin disebut biasanya tidak termasuk. Dua daftar terpisah pada butir harga di atas menutup celah ini. Angka yang pernah dipublikasikan ada di biaya pembuatan kapal pinisi.
Soal laporan kemajuan, Hukumonline 2010 memuat gugatan atas pembangunan tug boat dan tongkang yang berpusat pada selisih antara bobot fisik yang dijanjikan dan yang dinilai. Itu kapal baja, dan angkanya dalil penggugat, tetapi polanya layak dipelajari sebelum Anda menulis pemicu termin.
Kapan kontrak sebaiknya ditandatangani?
Tidak ada pasal yang menetapkan urutannya. Menurut Kasten Marine Design, kunci proyek ada pada perencanaan yang tuntas sebelum kapal dibangun dan sebelum kontrak diteken. Itu pendapat perancang pihak ketiga, bukan aturan. Dari sudut pemilik, alasannya masuk akal: kontrak yang ditandatangani sebelum gambar ada berarti harga dan masa pembuatan disepakati untuk kapal yang belum terdefinisi.
Ada dua susunan yang bisa Anda bicarakan. Pertama, kontrak ditandatangani setelah gambar dan spesifikasi cukup lengkap untuk dilampirkan. Kedua, proyek dibagi dua: kesepakatan desain lebih dulu, lalu kontrak pembangunan setelah hasil desainnya Anda setujui. Mana yang cocok bergantung pada proyek Anda, dan kami tidak punya sumber yang menyatakan salah satunya lebih lazim pada pinisi.
Lampiran apa yang membuat kontrak lebih mudah dijalankan?
Teks kontrak biasanya menjadi lebih pendek bila rinciannya dipindahkan ke lampiran bernomor. Daftar ini saran kami:
- Gambar dan spesifikasi, dengan nomor dan tanggal yang dirujuk kontrak.
- Daftar jenis kayu per bagian kapal.
- Daftar pekerjaan yang masuk harga dan yang berada di luar harga.
- Jadwal dengan peristiwa pemicu pembayaran, memakai tahapan pembangunan yang diawasi.
- Pembagian urusan surat antara pemesan dan pembangun.
- Format laporan kemajuan dan lembar perubahan, mengikuti urutan proses pembuatan kapal pinisi.
Tambahkan satu kalimat tentang urutan keutamaan: bila lampiran dan teks kontrak bertentangan, mana yang berlaku. Tanpa kalimat itu, selisih kecil antara gambar dan spesifikasi bisa berubah menjadi perdebatan tentang dokumen mana yang benar.
Bagaimana sengketa diselesaikan?
Kajian Universitas Airlangga tadi menjawab untuk keadaan pemborong wanprestasi: musyawarah lebih dulu, lalu gugatan ke pengadilan negeri bila musyawarah gagal. Karena para pihak menentukan isi perjanjian, kontrak Anda perlu menyatakan urutannya dengan jelas. Bila menginginkan forum lain, tanyakan kepada penasihat hukum.
Tulis lima hal ini sejak awal, karena sulit dirundingkan setelah sengketa muncul:
- Cara pemberitahuan tertulis dan alamat yang dipakai kedua pihak.
- Batas waktu musyawarah, supaya tidak berjalan tanpa ujung.
- Pengadilan negeri yang dituju.
- Bahasa yang berlaku bila kontrak dibuat dalam dua bahasa.
- Arsip bersama: kontrak, lembar perubahan, laporan kemajuan, dan berita acara.
Siapa pihak kontrak bila permintaan datang lewat desk?
Situs ini sendiri bukan pihak kontrak. Kontrak konstruksi, reparasi, refit, dan penjualan kapal diterbitkan PT Komodo Galangan Nusantara. Lokasi kerja ditulis di penawaran. Biaya, bila ada, dan termin pembayaran ditulis di penawaran. Yang mengikat hanya dokumen tertulis, bukan isi panduan ini. Data yang diperlukan untuk meminta penawaran ada di jasa pembuatan kapal pinisi.
Panduan ini juga datang dari pihak yang berkepentingan, sebab permintaan lewat desk dapat berujung pada kontrak dengan perusahaan kami. Bacalah draf dari kami dengan daftar di atas, seketat draf dari siapa pun, dan mintalah penasihat Anda membacanya.
Pertanyaan apa yang sering muncul soal kontrak?
Apakah kontrak pembuatan kapal harus tertulis?
Belum bisa kami pastikan sebagai aturan umum, tetapi kontrak tertulis sangat berguna. Pesanan yang tercatat di Bulukumba dituangkan dalam kontrak bertanda tangan, dan PM 39/2017 menyebut kontrak pembangunan sebagai bukti hak milik kapal buatan galangan.
Apakah kontrak harus mencantumkan penalti keterlambatan?
Belum tentu. Butir yang tercatat di Bulukumba tidak menyebut denda, jadi besarannya perlu dirundingkan. Bila Anda menginginkannya, tulis apa yang dihitung terlambat, apa yang dikecualikan, dan akibatnya, lalu rundingkan angkanya.
Bagaimana perubahan pesanan sebaiknya didokumentasikan?
Pakai lembar bernomor untuk tiap perubahan, ditandatangani kedua pihak sebelum dikerjakan. Isinya uraian, gambar yang terdampak, pengaruh pada harga dan waktu, serta pihak yang perlu diberi tahu menurut Pasal 28 ayat (7) PM 54/2021.
Bagaimana bila hasil akhir berbeda dari desain?
Pasal 34 PM 54/2021 mewajibkan penyesuaian diajukan bila kapal tidak sesuai dengan gambar yang disahkan. Di luar kewajiban itu, kontrak perlu menyebut gambar acuan, siapa yang menilai selisihnya, dan siapa menanggung biaya perbaikannya.
Apakah garansi purna jual selalu ada dalam kontrak pinisi?
Belum bisa kami pastikan, karena sumber yang kami buka tidak menyebut garansi sebagai butir yang lazim. Tanyakan bagian yang ditanggung, lamanya, siapa yang memperbaiki, dan lokasi perbaikan, lalu minta jawabannya tertulis di kontrak.
Apakah halaman ini bisa menggantikan penasihat hukum?
Tidak. Dasar hukum di sini berasal dari satu abstrak skripsi dan ringkasan peraturan yang kami baca. Gunakan untuk menyusun pertanyaan, lalu minta penasihat hukum memeriksa draf yang akan Anda tanda tangani.
Dari mana fakta di halaman ini berasal?
- Abstrak skripsi Universitas Airlangga, 2002
- Buku Perahu Pinisi Membelah Ombak (terbit 2024), hasil wawancara di Bulukumba
- Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 54 Tahun 2021 (naskah di BPK)
- PM 39 Tahun 2017, naskah di database peraturan BPK
- Kasten Marine Design: catatan perancang tentang mutu phinisi
- Mongabay Indonesia, April 2017
- Hukumonline, 2010
Bagaimana cara menghubungi desk?
Permintaan penawaran dan pertanyaan seputar panduan ini bisa dikirim ke WhatsApp 6281139414563 atau bd@juaraholding.com. Desk bukan kantor hukum, jadi penafsiran pasal tetap perlu dibawa ke penasihat Anda.
Kirim ukuran, kelas, dan fungsi kapal. Desk menjawab dengan penawaran tertulis.
Minta penawaran lewat WhatsApp bd@juaraholding.com