Pembuatan  Kapal Pinisi
Menu

Kayu ulin untuk kapal pinisi: dipakai di bagian mana, dan apa yang perlu dicek

Di halaman ini
  1. Di bagian kapal mana ulin dipakai?
  2. Apakah kayu besi selalu berarti ulin?
  3. Apa sifat kayu ulin yang tercatat?
  4. Dari mana ulin datang sekarang?
  5. Apa yang diminta aturan kapal kayu untuk kayu lunas?
  6. Bagaimana mengecek kayu sebelum dipakai?
  7. Harga terpublikasi apa saja yang kami cek?
  8. Pertanyaan apa yang sering muncul soal kayu ulin?
  9. Dari mana fakta di halaman ini berasal?
  10. Bagaimana cara menghubungi desk?

Oleh Pembuatan Kapal Pinisi Editorial Desk

Angka dan aturan bersumber: setiap harga di tabel membawa sumber dan bulan cek. Harga minta bukan harga terjual, dan isi halaman ini bukan nasihat hukum.

Pembuatan kapal pinisi di Bulukumba: papan lambung ditopang tiang kayu, gelondongan bertumpuk di tepi jalan
Papan lambung bertopang tiang dan tumpukan gelondongan kayu di kawasan galangan Bulukumba. Foto: Iripseudocorus, CC BY-SA 4.0, Wikimedia Commons, ukuran diubah. Foto ilustrasi: bukan kapal, proyek, atau layanan situs ini, dan bukan kapal yang ditawarkan.

Kayu ulin untuk kapal pinisi, yang di Kalimantan disebut kayu besi, tercatat dipakai terutama di lunas dan tulang dinding kamar. Ensiklopedia menggolongkannya kelas kuat I dan kelas awet I, tetapi pasokannya kini didatangkan dari luar Bulukumba. Sebelum membeli, periksa asal kayu, berat jenis, kelembaban, dan ukuran balok terhadap gambar yang disahkan.

Halaman ini khusus membahas ulin. Bila Anda sedang menimbang jenis kayu untuk tiap bagian kapal, mulailah dari perbandingan kayu ulin, bitti, dan jati. Bila yang Anda perlukan volume dan anggaran, bacalah biaya kayu kapal pinisi. Kayu menempati baris keempat dalam urutan keputusan pembuatan kapal pinisi, dan di sini kita melihat satu jenis dari sudut pemilik yang menyetujui pembeliannya.

Di bagian kapal mana ulin dipakai?

Catatan paling jelas tentang ulin menyangkut lunas. Buku Perahu Pinisi Membelah Ombak (2024) menyebut lunas sebagai bagian terpenting karena rawan kebocoran, dan menulis bahwa lunas dibuat dari balok kayu besi atau ulin berukuran sekitar 40 sampai 50 cm tergantung besar kapal. Buku itu tidak menjelaskan lebih lanjut apakah ukuran tersebut lebar, tinggi, atau keduanya, jadi jangan memakainya sebagai spesifikasi. Ukuran yang berlaku bagi kapal Anda adalah yang tertulis di gambar.

Di luar lunas, buku yang sama mencatat pemakaian kayu besi sebagai tulang dinding kamar pada kapal wisata, dengan dinding kamarnya dari jati. Rangka lambung tidak otomatis ulin: Mongabay 2013, mengutip dosen kehutanan, menulis bitti dipakai untuk rangka lambung karena melengkung alami dan tidak disukai cacing laut. Kompas 2023 menyebut kayu pinisi biasanya kayu besi, bitti, kandole atau punaga, dan jati.

Di bagian kapal mana ulin dipakai?
BagianKayu yang tercatatAsal catatan
LunasKayu besi atau ulinBuku 2024
Lunas, pada kapal yang diliput di Tana BeruKayu hitam atau kayu besi (Diospyros celebica)Mongabay 2024
Tulang dinding kamar kapal wisataKayu besiBuku 2024
Dinding kamar kapal wisataJatiBuku 2024
Rangka lambungBittiMongabay 2013

Tabel itu merekam apa yang ditulis sumber dan tidak menetapkan apa yang wajib. Kapal Anda bisa punya susunan lain sesuai gambar dan kesepakatan, asalkan pihak yang mengesahkan menerimanya. Karena itu, permintaan yang berguna kepada calon pembangun adalah daftar kayu per bagian, dalam satu lembar, dengan nama jenis yang tidak ambigu. Istilah lokal bisa berbeda-beda, dan selembar daftar mencegah salah paham di kemudian hari.

Apakah kayu besi selalu berarti ulin?

Tidak, dan selisih ini bisa mengubah isi nota Anda. Mongabay 2024 memakai kata kayu besi untuk dua jenis: ulin (Eusideroxylon zwageri) yang di Kalimantan disebut kayu besi, dan kayu hitam (Diospyros celebica) yang kini dipakai untuk lunas di Tana Beru. Jurnal Universitas Hasanuddin 2021 malah menulis "kayu hitam (ulin)". Jadi kata kayu besi di penawaran belum menjawab jenisnya.

Menurut Mongabay, pemakaian kayu besi untuk lunas baru berlangsung sekitar 10 tahun terakhir. Sebelumnya lunas memakai ulin dari Kalimantan, sebelum itu kasambi dari sekitar Bira, dan jauh sebelumnya bitti. Status keduanya juga perlu dibedakan. Laporan yang sama menyebut kayu hitam masuk daftar merah IUCN berkategori rentan sejak 1998 dan Appendix II CITES sejak 12 Juni 2013, sehingga hanya bisa diperdagangkan berdasarkan kuota. Pemilik kayu di Bulukumba mengklaim kayunya dari perdagangan sah, dan klaim itu perlu Anda uji pada dokumennya. Tulis nama Latin di daftar kayu per bagian, di nota, dan di kontrak.

Apa sifat kayu ulin yang tercatat?

Wikipedia bahasa Indonesia menggolongkan ulin atau kayu besi ke kelas kuat I dan kelas awet I, dengan berat jenis 1,04, serta menyebutnya tahan air laut. Angka itu menggambarkan jenis kayunya secara umum. Ia tidak membuktikan mutu balok yang sedang Anda lihat di lokasi, karena satu jenis kayu bisa datang dari tempat dan keadaan yang berbeda.

Halaman yang sama mencantumkan status konservasi Rentan menurut IUCN versi 2.3 pada infoboksnya. Status seperti ini bisa berubah, jadi periksa daftar IUCN sebelum mengutipnya sebagai status terkini. Bagi pemilik proyek, status itu punya akibat praktis: pertanyaan tentang asal-usul kayu layak diajukan sejak awal, dan jawabannya layak disimpan sebagai dokumen. Dokumen apa yang bisa diminta kepada pemasok kami bahas di legalitas kayu kapal pinisi.

Soal umur pohon ada satu angka yang beredar. Kompas Klasika 2024 menyebut kayu untuk kapal besar sebaiknya berumur paling tidak 50 tahun dan untuk kapal kecil 25 tahun. Ini satu sumber media, tanpa penjelasan cara mengukurnya, dan tidak khusus untuk ulin. Perlakukan sebagai bahan pertanyaan. Bila pemasok menyebut umur, tanyakan apa dasarnya.

Dari mana ulin datang sekarang?

Buku 2024 tadi mencatat, lewat survei pendahuluannya, bahwa kayu untuk pinisi umumnya sudah tidak tersedia di Bulukumba dan didatangkan dari Sulawesi Tenggara dan Kalimantan. Pengusaha lain dalam buku yang sama juga menyebut Sulawesi Tengah. Catatan yang lebih tua dari Mongabay 2013, berdasarkan wawancara satu pekerja, menyebut ulin datang dari Sulawesi Tenggara. Keduanya memberi gambaran arah, dan tidak menunjukkan pemasok mana yang legal atau bermutu.

Pengiriman menjadi urusan tersendiri, dan di sini sumber terbelah. Sebagian pengusaha dalam buku itu menyebut kiriman sering terlambat karena cuaca, ombak besar, dan persuratan di jalan. Pengusaha lain mengaku tidak mengalami kendala. Keduanya kami tulis apa adanya, karena pengalaman tiap pembangun tergantung jalur dan pemasoknya. Yang bisa Anda lakukan adalah menanyakan pengalaman pembangun Anda sendiri pada kiriman terakhirnya, dan apa rencananya bila kayu lunas tiba terlambat.

Buku yang sama menganjurkan kontrak pembelian bahan baku agar pesanan tiba sesuai jadwal, jenis, jumlah, dan harga. Mintalah melihat kontrak atau pesanan seperti itu untuk kayu proyek Anda. Sebuah jurnal Universitas Hasanuddin 2021 juga mencatat pasokan kayu relatif terbatas dan ketersediaannya menjadi salah satu variabel yang memengaruhi harga pembuatan kapal. Satu catatan harga kayu besi per kubik, dari wawancara pengusaha Bulukumba 2021, tampil di tabel harga halaman ini. Angka itu berumur dan berasal dari wawancara, jadi gunakan sebagai titik mula percakapan dengan pemasok.

Apa yang diminta aturan kapal kayu untuk kayu lunas?

Jurnal Tepat Universitas Hasanuddin mengutip Peraturan Kapal Kayu BKI 1996: kayu lunas harus berberat jenis minimum 700 kg per meter kubik dengan kelembaban 15 persen. Perhatikan rantai kutipannya. Angka itu kutipan jurnal atas aturan BKI, jadi periksa naskah aturan dan revisinya kepada BKI. Bila kapal Anda akan masuk klas, tanyakan syarat yang berlaku langsung kepada Badan Klasifikasi. Kapan aturan ini mengikat dibahas di BKI kapal pinisi.

Lama pengeringan adalah pertanyaan yang wajar, dan justru di situ sumbernya kosong. Tahapan tradisional yang dicatat Dinas Pariwisata Selayar memang menyebut kayu dikeringkan setelah ditebang, tetapi tanpa durasi. Syarat kelembaban di atas tidak disertai jumlah hari, dan kami belum menemukan sumber yang menyebut lama pengeringan yang dianjurkan atau kadar air kayu saat ini di lapangan. Kalau ada pihak yang memberi angka bulan yang pasti, tanyakan rujukannya.

Bagaimana mengecek kayu sebelum dipakai?

Daftar berikut adalah saran editorial kami, disusun dari fakta di atas, bukan prosedur resmi. Ajukan sebelum balok dipotong, karena sesudah dipasang, lunas sulit diperiksa ulang.

  1. Asal: dari daerah mana kayu datang, siapa pemasoknya, dan dokumen apa yang menyertainya.
  2. Jenis: apakah nama kayu di nota sama dengan nama di daftar kayu per bagian.
  3. Berat jenis dan kelembaban: siapa yang mengukur, dengan cara apa, pada tanggal berapa, dan apakah hasilnya tertulis.
  4. Ukuran: apakah penampang dan panjang balok sesuai gambar yang disahkan.
  5. Sambungan: bila lunas disambung, di mana letaknya menurut gambar. Rinciannya ada di lunas kapal pinisi.
  6. Saksi: siapa yang mewakili Anda saat kayu diterima, dan siapa yang hadir saat peletakan lunas diawasi.

Butir terakhir punya pijakan aturan. PM 54 Tahun 2021 menjadikan peletakan lunas salah satu objek pengawasan. Pemeriksaan bahan sebaiknya selesai sebelum momen itu, supaya masalah tidak ditemukan setelah berita acara ditandatangani.

Sepakati juga apa yang terjadi bila hasil pemeriksaan tidak memenuhi: balok ditolak, diganti, atau dikeringkan lagi. Tulis siapa menanggung ongkos dan tambahan waktunya, karena dengan pasokan yang didatangkan dari luar daerah, satu balok lunas yang ditolak bisa menggeser jadwal.

Harga terpublikasi apa saja yang kami cek?

Angka dari media, buku, dan listing publik pihak ketiga, masing-masing dengan sumber dan bulan pengecekan. Angka lama membawa tahunnya. Harga minta bukan harga terjual, dan tidak ada satu pun yang merupakan penawaran kami.

Harga terpublikasi apa saja yang kami cek?
ItemHarga terpublikasiSumberDicek
Kayu besi per kubik, wawancara pengusaha Bulukumba 2021sekitar Rp7.500.000 per kubikresearchgate.net (buku Agma)Nov 2026

Pertanyaan apa yang sering muncul soal kayu ulin?

Bagaimana cara memilih kayu ulin yang berkualitas untuk lunas kapal pinisi?

Mulailah dari syarat yang bisa diukur. Jurnal Tepat Universitas Hasanuddin mengutip aturan BKI 1996 berupa berat jenis minimum dan kelembaban tertentu. Minta hasil ukur tertulis, asal kayu, dan kecocokan ukuran dengan gambar, lalu periksa sebelum balok dipotong.

Bagaimana proses pengeringan kayu untuk material kapal pinisi?

Sumber yang kami baca hanya menyebut kayu dikeringkan setelah ditebang, tanpa lama pengeringan. Karena itu, kami tidak memberi angka bulan. Minta pembangun menyebutkan caranya dan hasil ukur kelembaban yang dicapai, lalu tuliskan keduanya.

Apakah ulin dan kayu besi itu kayu yang sama?

Belum tentu. Wikipedia bahasa Indonesia memakai kedua nama itu untuk jenis yang sama, tetapi Mongabay 2024 juga menyebut kayu hitam Diospyros celebica sebagai kayu besi. Minta nama Latin ditulis di nota agar jenisnya tidak tertukar.

Apakah seluruh rangka kapal pinisi harus dari ulin?

Tidak. Mongabay 2013 mencatat bitti untuk rangka lambung, sementara buku 2024 mencatat kayu besi pada lunas dan tulang dinding kamar. Susunan kayu kapal Anda mengikuti gambar dan kesepakatan tertulis.

Apakah kayu ulin masih ada di Bulukumba?

Umumnya tidak lagi menurut survei pendahuluan dalam buku 2024, yang mencatat kayu untuk pinisi didatangkan dari Sulawesi Tenggara dan Kalimantan. Itu gambaran umum. Tanyakan asal kayu proyek Anda kepada pemasoknya secara langsung.

Dari mana fakta di halaman ini berasal?

Tiap sumber dicek pada November 2026. Sumber yang saling berbeda kami tulis apa adanya.

Bagaimana cara menghubungi desk?

Bila Anda punya daftar kayu atau penawaran yang ingin ditanyakan, kirim lewat WhatsApp 6281139414563 atau bd@juaraholding.com, dan sebutkan bagian kapal yang dimaksud.

Berencana membangun kapal pinisi?

Kirim ukuran, kelas, dan fungsi kapal. Desk menjawab dengan penawaran tertulis.

Minta penawaran lewat WhatsApp bd@juaraholding.com