Di halaman ini
Oleh Pembuatan Kapal Pinisi Editorial Desk

Perbandingan daya tahan ulin, bitti, dan jati belum bisa dibuat sebagai peringkat, karena kami belum menemukan uji yang mengukur ketiganya dengan cara sama pada kapal pinisi. Yang tercatat adalah pembagian tugas: ulin atau kayu besi untuk lunas, bitti untuk rangka lambung, jati untuk kamar dan interior. Pilih menurut bagian kapal, lalu tulis spesifikasinya di kontrak.
Kayu apa dipakai di bagian mana?
Kompas 2023 mendaftar kayu yang lazim untuk pinisi: kayu besi, bitti, kandole atau punaga, dan jati. Daftar itu belum menjawab soal pemilik proyek, sebab keputusan kayu diambil per bagian kapal. Tabel berikut menyusun keterangan yang tersedia, dan setiap baris membawa sumbernya sendiri.
| Bagian kapal | Kayu yang tercatat | Alasan yang disebut | Sumber |
|---|---|---|---|
| Lunas | Kayu besi atau ulin | Lunas disebut bagian terpenting karena rawan kebocoran | Buku 2024, wawancara di Bulukumba |
| Rangka lambung | Bitti | Melengkung alami dan tidak disukai cacing laut | Mongabay 2013, mengutip dosen kehutanan |
| Kamar dan interior kapal wisata | Jati | Sumber tidak memberi alasan teknis | Buku 2024 |
| Dinding kamar | Jati, dengan tulang dinding kayu besi | Sumber tidak memberi alasan teknis | Buku 2024 |
| Papan lambung | Belum bisa kami pastikan jenisnya | Tidak ada | Tidak ada sumber yang menyebut jenisnya |
| Bagian yang memakai kandole atau punaga | Disebut sebagai kayu pinisi, tanpa keterangan bagian | Tidak ada | Kompas 2023 |
Tabel itu punya dua baris yang kosong, dan kekosongan itu juga informasi. Bila seseorang menyatakan dengan yakin kayu apa yang wajib untuk papan lambung pinisi, tanyakan rujukannya. Kami sendiri belum menemukannya.
Dari susunan ini, pertanyaan mana yang terkuat menjadi kurang berguna. Dalam sumber-sumber di atas, ketiga kayu tidak bersaing di bagian yang sama. Ulin menanggung lunas, bitti membentuk rangka, dan jati menyelesaikan kamar. Pertanyaan yang lebih tajam berbunyi: kayu apa untuk bagian ini, dari mana asalnya, dan siapa yang memeriksanya sebelum dipasang. Cara ketiga bagian itu terpasang berurutan dijelaskan di proses pembuatan kapal.
Mengapa bitti untuk rangka lambung?
Ada dua alasan pada keterangan dosen kehutanan yang dikutip Mongabay: bentuk dan ketahanan. Kayu bitti melengkung secara alami, sehingga cocok untuk rangka lambung yang memang lengkung. Kayu ini juga disebut tidak disukai cacing laut. Wikipedia bahasa Indonesia mencatat hal yang searah, bahwa gofasa tahan di dalam air dan dimanfaatkan untuk pembuatan kapal termasuk pinisi.
Nama kayunya perlu diperhatikan saat menulis spesifikasi. Satu kayu ini muncul sebagai bitti di lapangan dan gofasa di ensiklopedia, sedangkan nama ilmiahnya dieja Vitex cofasus pada Mongabay dan Vitex cofassus pada Wikipedia. Bila hanya nama lokal yang tertulis di kontrak, dua pihak bisa memaksudkan kayu yang berbeda tanpa menyadarinya. Tuliskan nama lokal dan nama ilmiah sekaligus, lalu tanyakan kepada pemasok ejaan yang dipakai di dokumennya.
Alasan bentuk juga mengubah cara memeriksa pasokan. Bila keunggulan bitti berasal dari lengkung alaminya, volume saja belum cukup. Anda perlu tahu apakah potongan yang tersedia memang mengikuti lengkung rangka pada gambar. Ketersediaan juga patut dipertanyakan: pada 2013 peneliti dan pengrajin yang dikutip Mongabay sudah cemas bitti makin sulit didapat, dan hutan adat Kajang di Tana Toa ikut tertekan. Tanyakan kepada pemasok asal kayunya, sambil mencocokkan dokumennya dengan panduan legalitas kayu.
Apa peran jati?
Dalam sumber yang tersedia, jati muncul di kamar dan interior kapal wisata. Buku 2024 merincinya sampai ke dinding: permukaan dinding kamar memakai jati, sedangkan tulangnya kayu besi. Rincian kecil ini menunjukkan bahwa satu bidang kamar bisa memakai dua jenis kayu, jadi spesifikasi interior yang hanya menulis kamar jati masih menyisakan pertanyaan tentang kayu di baliknya.
Kami tidak menemukan keterangan jati sebagai bahan lunas atau rangka pada pinisi, dan kami tidak menyatakan jati tidak bisa dipakai di sana. Sumbernya saja yang tidak membahas. Jati juga berkaitan dengan anggaran dan urutan kerja. Pengusaha yang diwawancarai dalam buku yang sama mengaitkan nilai interior dengan kualitas kayu, seperti tertulis pada biaya pembuatan. Interior kapal besar juga cenderung dikerjakan setelah kapal di air, alasannya ada di kabin dan interior, sehingga kedatangan jati tidak harus sejalan dengan kedatangan kayu lambung.
Bagaimana membaca klaim daya tahan?
Hampir semua klaim daya tahan yang bisa kami telusuri berupa keterangan, bukan hasil uji pada kapal pinisi. Bedakan asalnya sebelum memakainya untuk mengambil keputusan.
| Klaim | Asal | Batasnya |
|---|---|---|
| Ulin tergolong kelas kuat I dan kelas awet I, serta tahan air laut | Wikipedia bahasa Indonesia | Menggambarkan jenis kayu secara umum, bukan balok yang Anda beli |
| Bitti tidak disukai cacing laut | Dosen kehutanan, dikutip Mongabay 2013 | Tanpa angka dan tanpa keterangan lama pakai |
| Gofasa tahan di dalam air | Wikipedia bahasa Indonesia | Keterangan umum, tidak khusus rangka kapal |
| Umur kayu sebaiknya mencapai batas tertentu | Kompas Klasika 2024 | Satu sumber media, dan angkanya kami bahas di halaman ulin |
Baris ulin tidak punya pasangan yang sepadan. Kami belum memegang kelas kuat dan kelas awet bitti atau jati dari sumber yang sama, sehingga menempatkan ulin di puncak tabel peringkat akan menjadi kesimpulan yang tidak bersumber. Rincian sifat dan pasokan ulin ada di kayu ulin untuk kapal pinisi.
Lima pertanyaan berikut bisa dipakai saat seseorang menawarkan klaim tentang kayu:
- Siapa yang mengatakan, dan apakah ia menjual kayu atau kapal?
- Apakah klaim itu berasal dari uji, atau dari pengalaman yang diceritakan?
- Bagian kapal mana yang dimaksud?
- Apakah klaim berlaku untuk kayu dari asal yang akan dipakai pada kapal Anda?
- Bagaimana kayu itu dipilih dan diperiksa sebelum dipasang?
Pertanyaan keempat penting karena asal kayu bergeser. Hasil survei pendahuluan dalam buku 2024 mendapati Bulukumba umumnya tidak lagi memiliki kayu ini, sehingga pasokan datang dari Sulawesi Tenggara dan Kalimantan. Nama jenis yang sama bisa merujuk kayu dari tempat yang berbeda.
Bagaimana menuliskan pilihan kayu di kontrak?
Seorang pengusaha kapal pesiar dalam buku 2024 menyebut setiap kapal didahului kesepakatan tentang besaran kapal, kualitas kayu, harga, dan lamanya pekerjaan. Kualitas kayu berada sejajar dengan harga, dan kata kualitas perlu diberi isi. Untuk setiap bagian kapal pada tabel pertama, tuliskan jenis dengan nama lokal dan nama ilmiah, asal yang disepakati, ukuran menurut gambar, dokumen yang menyertai, dan siapa yang berhak menolak kayu yang datang.
Bahan baku pun, menurut buku yang sama, sebaiknya dibeli lewat kontrak, supaya jadwal, jenis, jumlah, dan harganya terikat. Bila pembelian kayu ada di tangan pembuat kapal, minta salinan atau rangkuman kontrak itu. Bila kayu Anda beli sendiri, kontrak itu menjadi urusan Anda, termasuk akibatnya bila kiriman terlambat.
Soal keterlambatan, pendapat di lapangan terbelah. Dalam buku yang sama, sebagian pengusaha mengeluhkan kiriman yang kerap tertahan oleh cuaca, gelombang, dan urusan surat di perjalanan, sementara yang lain mengaku tidak mengalaminya. Jadi tanyakan riwayat kiriman pemasok yang akan dipakai untuk proyek Anda. Bila memilih ulin, ingat pula bahwa infoboks Wikipedia mencantumkan status konservasinya Rentan menurut IUCN versi 2.3. Status bisa berubah, sehingga perlu dicek pada daftar IUCN sebelum dikutip.
Pertanyaan apa yang sering muncul soal pilihan kayu?
Kayu mana yang paling awet untuk kapal pinisi?
Belum bisa kami peringkatkan. Sumber yang ada mencatat ketiganya di bagian kapal yang berbeda, tanpa uji dengan cara yang sama.
Apakah kayu jati dipakai untuk rangka kapal pinisi?
Tidak tercatat di sumber yang kami pegang. Buku 2024 mencatat jati pada kamar dan interior kapal wisata, sedangkan rangka lambung tercatat memakai bitti. Hal ini tidak berarti jati mustahil dipakai di sana.
Apakah kayu ulin lebih mahal daripada bitti?
Belum bisa kami pastikan untuk ulin. Wawancara 2021 mencatat kayu besi lebih tinggi daripada bitti, tetapi tidak menyebut jenis Latinnya. Nominal dan tahunnya ada di halaman biaya kayu, dan catatan itu sudah berumur.
Apakah kayu pinisi masih berasal dari Bulukumba?
Umumnya tidak, menurut buku 2024 yang memuat survei pendahuluan. Buku itu menyebut Sulawesi Tenggara dan Kalimantan; rincian asal kayu ada di biaya kayu kapal pinisi.
Dokumen kayu apa yang perlu diminta?
Minta dokumen asal dan legalitas dari pemasok, dan cocokkan jenis serta jumlahnya dengan kayu yang datang. Soal kewajiban SVLK bagi pembuat kapal, bacalah panduan legalitas kayu.
Dari mana fakta di halaman ini berasal?
- Kompas, 2023
- Buku Perahu Pinisi Membelah Ombak (terbit 2024), hasil wawancara di Bulukumba
- Mongabay Indonesia, Juni 2013
- Wikipedia bahasa Indonesia: Gofasa
- Wikipedia bahasa Indonesia, entri Ulin
- Kompas Klasika: Proses pembuatan kapal pinisi (2024)
Bagaimana cara menghubungi desk?
Sedang menyusun spesifikasi kayu, atau punya sumber yang lebih kuat tentang daya tahan ketiganya? Hubungi WhatsApp 6281139414563 atau bd@juaraholding.com. Sertakan bagian kapal yang Anda maksud.
Kirim ukuran, kelas, dan fungsi kapal. Desk menjawab dengan penawaran tertulis.
Minta penawaran lewat WhatsApp bd@juaraholding.com